Lewati ke konten
SerambiQuran
Tajwid

Seri Tajwid (12/22): Hukum Bacaan Panjang (Mad), Bagian 1: Mad Thabi'i

1 menit baca1 kali dibaca

Daftar isi

Mad adalah memanjangkan bacaan pada huruf mad. Mad dibagi dua:

  1. Mad thabi'i (asli) ← kita bahas sekarang
  2. Mad far'i (cabang): ada 14 macam, kita bahas di postingan-postingan berikutnya

Apa itu Mad Thabi'i?

Mad thabi'i artinya mad biasa atau asli. Terjadi apabila:

Huruf madSyaratContoh
ا (alif)didahului huruf berharkat fathahقَالَ
يْ (ya sukun)didahului huruf berharkat kasrahقِيلَ
وْ (waw sukun)didahului huruf berharkat dhammahيَقُولُ

Cara membaca

Dibaca 2 harakat (2 ketukan), atau disebut 1 alif.

Contoh dalam ayat

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Pada kata الْعَالَمِينَ terdapat mad thabi'i pada alif setelah ع dan pada ya setelah mim (yang berharkat kasrah).

Kenapa disebut "asli"?

Mad thabi'i adalah dasar bagi semua mad lainnya. Mad far'i terjadi saat mad thabi'i bertemu hamzah atau sukun, sehingga panjangnya bertambah dari ukuran asli (2 harakat).

Latihan

Cari mad thabi'i pada kata berikut, dan tentukan huruf madnya:

  • نُوحِيهَا
  • كِتَابٌ
  • يَقُولُ

Jawaban: ada pada alif setelah fathah, ya sukun setelah kasrah, dan waw sukun setelah dhammah. Semuanya 2 harakat.

Besok: Mad wajib muttasil dan mad jaiz munfasil.

Sumber: Zulkarnaini Umar, Panduan Ilmu Tajwid Praktis (UIR Press, 2020).

WhatsApp

Tim SerambiQuranResmi

Tulisan resmi dari tim SerambiQuran.

Tulisan resmi lainnya

Tulisan resmi lainnya

Tulisan terkait