Lewati ke konten
SerambiQuran
Tajwid

Seri Tajwid (4/22): Hukum Nun Sukun & Tanwin, Bagian 1: Idzhar Halqi

3 menit baca

Daftar isi

Hukum nun sukun (نْ) dan tanwin (ــً ــٍ ــٌ) adalah salah satu bab paling penting dalam tajwid. Ada 5 hukum:

  1. Idzhar ← kita bahas sekarang
  2. Idgham bighunnah
  3. Idgham bila ghunnah
  4. Iqlab
  5. Ikhfa haqiqi

Apa itu Idzhar?

Idzhar artinya menerangkan atau menjelaskan. Nun sukun atau tanwin dibaca terang dan jelas, tanpa dengung panjang dan tanpa dimasukkan ke huruf sesudahnya.

Kapan terjadi?

Apabila nun sukun atau tanwin bertemu salah satu dari 6 huruf halqi (huruf tenggorokan):

ءهـعحغخ
HamzahHa'AinHaGhainKha

Disebut huruf halqi karena makhrajnya (tempat keluar suara) ada di kerongkongan atau tenggorokan.

Contoh

HurufNun sukunTanwin
ءمَنْ آمَنَعَذَابٌ أَلِيمٌ
هـمِنْ هَادٍجُرُفٍ هَارٍ
عمِنْ عِلْمٍعَذَابٌ عَظِيمٌ
حمِنْ حَيْثُعَلِيمٌ حَكِيمٌ
غمِنْ غِلٍّمِيثَاقًا غَلِيظًا
خمِنْ خَيْرٍعَلِيمٌ خَبِيرٌ

Cara membaca

Ucapkan nun atau tanwinnya dengan jelas, lalu langsung lanjut ke huruf halqi. Jangan didengungkan dan jangan ditahan.

Tips mengingat

Enam huruf halqi dibaca dari tenggorokan, dan nun sukun atau tanwin yang bertemu mereka juga dibaca "terang dari tenggorokan". Cukup hafal enam huruf ini saja.

Latihan

Tentukan hukum bacaan pada مِنْ عِلْمٍ dan أَنْعَمْتَ.

Jawaban: keduanya idzhar halqi, karena nun sukun bertemu huruf ع. Pada أَنْعَمْتَ keduanya berada dalam satu kata, dan tetap dibaca jelas.

Tambahan dari buku: latihan ayat dan catatan idzhar mutlaq

Contoh tambahan per huruf halqi:

HurufContoh
ءمِنْ أَهْلِهَا، عَذَابٌ أَلِيمٌ
هـإِنْ هُوَ، جُرُفٍ هَارٍ
عأَنْعَمْتَ، عَذَابٌ عَظِيمٌ
غمِيثَاقًا غَلِيظًا
خعَلِيمٌ خَبِيرٌ

Catatan idzhar mutlaq: jika nun sukun bertemu huruf idgham (ي ن م و) dalam satu kata, bacaannya jelas, bukan idgham. Contoh: دُنْيَا، صِنْوَانٌ، قِنْوَانٌ، بُنْيَانٌ.

Latihan ayat dari buku (QS. Al-Baqarah: 22-23): tentukan hukum nun sukun dan tanwin pada ayat berikut.

الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَّكُمْ فَلَا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَندَادًا وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ ۝ وَإِن كُنتُمْ فِي رَيْبٍ مِّمَّا نَزَّلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِّن مِّثْلِهِ وَادْعُوا شُهَدَاءَكُم مِّن دُونِ اللَّهِ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ

Petunjuk jawaban:

BagianHukum
وَأَنزَلَikhfa (ز)
أَندَادًاikhfa (د)
وَأَنتُمْikhfa (ت)
مِّن مِّثْلِهِidgham bighunnah (م)
وَإِن كُنتُمْikhfa (ك)
مِّن دُونِikhfa (د)
إِن كُنتُمْikhfa (ك)
رِزْقًا لَّكُمْidgham bila ghunnah (ل)

Besok: Idgham bighunnah dan bila ghunnah.

Sumber: Zulkarnaini Umar, Panduan Ilmu Tajwid Praktis (UIR Press, 2020).

WhatsApp

Tim SerambiQuranResmi

Tulisan resmi dari tim SerambiQuran.

Tulisan resmi lainnya

Tulisan resmi lainnya

Tulisan terkait